YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Saturday, November 3, 2012

Computer Supported Cooperative Work (CSCW)


Nama : Nirmala Sari 
Kelas : 2PA07 
Npm : 15511186



CSCW merupakan kerangka kerja dalam sebuah aplikasi yang di dalamnya dipengaruhi oleh kerangka kerja dalam sebuah aplikasi yang di dalamnya dipengaruhi oleh kelompok dan situasi social yang ditempati sistem tersebut.  CSCW mengangkat isu adanya pengaruh secara social dari adanya interaksi pengguna yang berkolaborasi dan berorganisasi, sehingga CSCW seringkali diasumsikan sebagai aspek yang dihasilkan dari sebuah groupware. CSCW lebih berorientasi kepada evaluasi terhadap hal-hal yang terjadi dalam proses interaksi antar manusia dalam sekelompok pengguna.


Istilah Computer Supported Cooperative Work (CSCW) pertama kali digunakan oleh Irene Greif dan Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang dihadiri oleh mereka yang tertarik dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka. Pada kesempatan yang sama pada tahun 1987, Dr. Charles Findley mempresentasikan konsep collaborative learning-work. CSCW mengangkat isu seputar bagaimana aktivitas-aktivitas kolaboratif dan koordinasi didalamnya dapat didukung teknologi komputer. Beberapa orang menyamakan CSCW dengan groupware, namun yang lain mengatakan bahwa groupware merujuk kepada wujud nyata dari sistem berbasis komputer, sedangkan CSCW berfokus pada studi mengenai kakas dan teknik dari groupware itu sendiri, termasuk didalamnya efek yang timbul bail secara psikologi maupun sosial.

Techopedia menjelaskan Komputer-Didukung Kerja Koperasi (CSCW)
Konsep komputer didukung kerja koperasi. Ini menggabungkan kerja koperasi individu melalui jaringan hardware, software, dll Tujuannya adalah untuk memberikan perbaikan identik untuk beberapa individu yang bekerja pada processes. CSCW produksi yang sama atau berbeda mengadopsi baik teknologi-sentris atau pekerjaan-sentris sudut pandang. Sebuah sudut pandang teknologi-sentris menekankan merancang teknologi komputer untuk mendukung kelompok kerja bersama-sama. Sebuah sudut pandang kerja-sentris menekankan merancang sistem komputer untuk mendukung kerja kelompok. 
10 dimensi utama yang melekat dalam CSCW:

1. waktu
2. ruang
3. interaksi gaya
4. ukuran kelompok
5. infrastruktur
6. konteks
7. pribadi
8. kolaborator mobilitas
9. kemungkinan diperpanjang
10. peserta seleksi


CSCW memiliki tujuan yaitu :
• Mempelajari bagaimana orang bekerja sama sebagai kelompok dan apa yang       mempengaruhi teknologi.
• Mendukung proses pelaksanaan pekerjaan walaupun secara geografis dipisahkan

Contoh yang digunakan pada CSCW adalah :
• Kaloborasi para Ilmuwan yang bekerja sama pada suatu proyek
• Pengarang mengedit suatu dokumen bersama-sama
• Programmer suatu sistem secara bersamaan
• Bekerja sama sebagai sharing atas suatu video bersama yang conferencing aplikasi
• Para pembeli dan para penjual melakukan transaksi secara eBay

CSCW Matrix







Matriks CSCW

Salah satu bentuk umum konseptualisasi sistem CSCW adalah dengan mengamati konteks dari penggunaan sistem tersebut. Contohnya adalah matriks CSCW, yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 1998 oleh Johansen. Matriks dimaksud membagikonteks sebuah “work” ke dalam dua dimensi yakni waktu dan lokasi. Dimensi waktu dibagi menjadi kolaborasi yang dilakukan pada waktu yang bersamaan (sinkron), atau berbeda (asinkron). Dimensi lokasi dibagi menjadi kolaborasi yang dilakukan pada tempat yang sama, atau tempat yang terdistribusi.


Sumber :

Thursday, October 25, 2012

Pengaruh Positif dan Negatif dari Pemanfaatan Internet

Nama : Nirmala Sari 
Kelas : 2PA07 
Npm : 15511186



     Seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau yang biasa disingkat IPTEK, semakin membuat kita haus akan informasi dan pengetahuan. Untuk itu pastilah kita membutuhkan internet, karena dengan internet kita dapat mendapatkan berbagai macam informasi-informasi, dan kita juga dapat berkomunikasi dengan pengguna internet lain diseluruh dunia. Oleh karena itu dewasa ini peran internet sangat besar bagi kehidupan kita.
    Internet sebagai suatu media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling umum dan banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia. Fungsi lain internet adalah sebagai media pertukaran data, yaitu dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.  Disamping itu juga manfaat internet dalam  dunia pendidikan adalah sebagai sebuah layanan yang memudahkan kita untuk menambah wawasan, mendapatkan pengetahuan baru, dan juga dapat memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang kita butuhkan.
   Manfaat lain dari internet dalam kehidupan personal yaitu, misalnya kita dapat berkomunikasi kembali dengan teman yang sudah lama tidak berjumpa, seperti di facebook, twitter dll. Banyak kemudahan yang didapatkan melalui internet, tetapi dampak negatifnya adalah ruang pribadi kita semakin sempit karena orang lain dapat mengetahui dimana kita dan apa-apa saja yang kita kerjakan . 

Saturday, October 20, 2012

Kelompok Kerja, Virtual


Kelompok kerja virtual adalah sekelompok orang yang bekerja dalam sebuah proyek yang umum melalui tekhnologi seperti  e-mail, pesan instan, dan database bersama. Kelompok kerja virtual diamanatkan oleh kebijakan perusahaan dan persyaratan kerja.
            Team kerja virtual bisa sangat luwes dan terampil karena memang dipimpin oleh siapa saja yang memiliki keahlian dan keterampilan yang paling diperlukan dalam penanganan suatu proyek. Bukan oleh seseorang yang kebetulan menduduki jabatan manager dalam perusahaan. Kelompok kerja khusus sekarang ini semakin disukai oleh banyak perusahaan, dikarenakan kemampuan mereka dalam menggali kemampuan-kemampuan yang sebelumnya tersembunyi dan menjadi muncul ke permukaan melalui acara-acara bebas untuk berbincang dan bertukar informasi atau gagasan. 

Tiga faktor utama yang membedakan tim virtual dari tim yang bertemu muka secara lansung :

Ø  Ketiadaan isyarat- isyarat paraverbal dan nonverbal
Ø  Konteks sosial yang terbatas
Ø  Kemampuan untuk mengatasi keterbatasan waktu dan ruang.

keuntungan virtualisasi :

Ø  Konsolidasi
Ø  Efensiasi energy
Ø  Pemanfaatan sumberdaya
Ø  Manajement
Ø  Provisioning
Ø  Alokasi sumberdaya/ load balanching
Ø  Otomatisasi
Ø  The cloud
Ø  Disaster recovery
Ø  Storage, jaringan, desktop dll


Polarisasi Kelompok


Polarisasi kelompok adalah gejala mengumpulnya pendapat kelompok pada satu pandangan tertentu, atau bisa juga diartikan sebagai suatu kecenderungan dalam kelompok untuk membuat keputusan yang lebih ekstrim dibandingkan kecenderungan awal individunya.
     Fenomena polarisasi kelompok adalah kecendrungan kelompok yang menyebabkan orang mengubah keputusan mereka, baik ke arah yang lebih teliti, atau lebih mengandung resiko. Contohnya seseorang akan melihat sisi orang lain menjadi lebih ekstrem, bisa menjadi lawan atau kawan, atau bisa menjadi lebih baik atau lebih buruk dari sebelumnya.


http://ciielsie.blogspot.com/2012/10/polarisasi-kelompok.html  http://fnibrass.blogspot.com/2012/10/komunitas-online-polarisasi-kelompok.html

Komunitas Online


Manusia tidak akan lepas dari proses sosialisasi. Manusia sebagai makhluk sosial pasti akan selalu membutuhkan bantuan dari orang lain, karena manusia tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain di sekitarnya. Internet yang kini menyebar ke seluruh dunia, mau tidak mau ikut pula mempengaruhi cara manusia bersosialisasi. Kini mulai terbentuk organisasi-organisasi sosial yang memungkinkan manusia bersosialisasi tanpa harus bertemu secara fisik, biasanya disebut dengan komunitas online.
    Komunitas online adalah sebuah kelompok sosial dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda, yang saling peduli satu sama lainnya, karena adanya kesamaan interest dan values dengan perantara suatu jaringan internet.

Macam- macam komunitas online:

·         Facebook
·         Twitter
·         Kaskus
·         Dll


       Kemampuan komunitas online untuk menyatukan manusia dalam ruang lingkup global bisa mendatangkan banyak manfaat Tetapi berhati- hatilah karena cakupannya yang terlalu besar. Komunitas online bisa menjadi tempat strategis bagi para penjahat untuk mengincar anda. Yang sering terjadi biasanya adanya pencurian identitas dan pelecehan. Kebanyakan korbannya adalah anak- anak. Selain itu banyak psikolog yang mengkhawatirkan bahwa terlalu banyak berinternet membuat orang melupakan kehidupan nyata di masyarakat.



Thursday, October 11, 2012

Internet addiction


            Internet bukanlah sebuah bencana jika kita pandai menggunakan dan memanfaatkan teknologi ini dengan sebaik-baiknya, karena internet telah membantu proses pencerdasan bangsa, mengubah dunia menjadi sebuah kampung kecil, dimana jarak dan waktu tidak lagi menghambat penyebaran informasi. Tetapi, jika internet digunakan secara berlebihan tentunya akan menyita banyak hal seperti waktu dan kegiatan-kegiatan yang lebih berguna lainnya.
            Kecanduan atau adiksi terhadap internet dapat terlihat dari intensitas waktu yang digunakan seseorang untuk terpaku berjam-jam bahkan ada yang sampai berhari-hari di depan komputer atau segala macam alat elektronik yang memiliki koneksi internet, banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online membuat mereka tidak peduli dan lupa dengan aktivitas lainnya, karena terlalu asik dengan dunia mereka bersama internet.
Internet Addiction Disorder (IAD) atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial (facebook, twitter,dll) , email, pornografi, game online, chatting dan lain-lain.
Beberapa bentuk gejala kecanduan Internet atau Internet Addiction Disorder (IAD) : 

Ø  kurangnya waktu untuk tidur sehingga terlihat kelelahan,
Ø  mendapat nilai yang buruk dalam studi,
Ø  performa dalam kerja yang menurun,
Ø  lesu dan kurangnya konsentrasi,
Ø  cenderung kurang terlibat dalam aktivitas dan hubungan sosial, kurang bisa bersosialisasi,
Ø  kurang peka terhadap keadaan sekitar, selain itu karena kurang gerak maka biasanya orang yang kecanduan internet dimungkinkan lebih mudah terjangkit berbagai penyakit,
Ø  Kebanyakan dari orang-orang yang kecanduan internet adalah mereka yang mengalami depresi berat dan kecemasan sehingga melampiaskan hal tersebut dengan berselancar di internet.





Thursday, October 4, 2012

Artikel dengan pendekatan psikologi


A. Mengapa manusia membutuhkan dan tidak membutuhkan internet ?

                Seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau yang biasa disingkat IPTEK, semakin membuat kita haus akan informasi dan pengetahuan. Untuk itu pastilah kita membutuhkan internet, karena dengan internet kita dapat mendapatkan berbagai macam informasi-informasi dan kita juga dapat berkomunikasi dengan pengguna internet lain diseluruh dunia. Oleh karena itu dewasa ini peran internet sangat besar bagi kehidupan kita. Tetapi ada juga orang yang beranggapan tidak membutuhkan internet dengan berbagai macam alasan seperti lebih nyamannya mendapatkan informasi melalui televisi atau media cetak seperti koran dan majalah, atau karena di internet banyak terjadi penyalahgunaan sehingga orang tersebut enggan menggunakan internet.

                Hubungan psikologi dengan internet yaitu keduanya seakan berjalan beriringan dan menjadikannya suatu hal yang sulit dipisahkan . Jika dilihat dari sisi psikologi disinilah muncul hubungan yang cukup signifikan antara keduanya :
·         Pengaruh internet memberikan kemudahan dalam penyelenggaraan pendidikan psikologi.
·         Pengaruh internet dapat membantu penyempurnaan bahan atau materi yang terdapat pada mata kuliah psikologi.

B. Apa dampak positif dan negatif dari internet ?

            Internet sebagai suatu media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling umum dan banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia. Fungsi lain internet adalah sebagai media pertukaran data, yaitu dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.  Disamping itu juga manfaat internet dalam  dunia pendidikan adalah sebagai sebuah layanan yang memudahkan kita untuk menambah wawasan, mendapatkan pengetahuan baru, dan juga dapat memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang kita butuhkan.
            Berdasarkan hasil pengamatan di Amerika Serikat yang membuktikan jika berselancar di dunia maya, bermain game online, dan bermain situs jejaring sosial justru baik bagi perkembangan remaja. Digital Youth Project yang disponsori MacArthur Foundation selama tiga tahun berhasil membuktikan internet baik bagi perkembangan remaja. Proyek yang dilakukan selama tiga tahun itu melibatkan 800 remaja dan orang tua untuk mengetahui peningkatan kemampuan teknologi remaja. Hal ini juga mematahkan anggapan para orangtua yang menyatakan bermain internet hanya membuang waktu saja. 
            Remaja yang kesehariannya berinteraksi dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi dan perubahan zaman. Tetapi remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negatif justru sebaliknya, dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kekayaan informasi dari internet tersebut.

Selain bermanfaat besar untuk kita internet juga memiliki dampak negatif, yaitu : 
v  Cybercrime : Kejahatan yang dilakukan seseorang dengan menggunakan sarana internet di dunia maya. Misalnya hacking dan cracking.
v  Parnografi : Terdapatnya gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang dapat mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
v  Violence And Gore : Menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
v  Penipuan  : Hal ini memang sangat merajalela di bidang apapun termasuk di internet.
v  Carding : Aktivitas pembelian barang di internet dengan menggunakan kartu kredit palsu atau bajakan.
v  Lost of privacy : Identitas digital membuat keadaan kita selalu terditeksi.
v  Impact of globalization on culture : Semakin menghilang atau berkurangnya nilai-nilai budaya lokal akibat pengaruh globalisasi.

           

http://octahyuuga.wordpress.com/2009/03/02/dampak-negatif-dan-positif-dari-internet/